“Kalau menurut saya serahkan kepada daerah saja, kita lebih bertanggung jawab,” ujarnya di Ambon, Senin (28/11).
Assagaff tegaskan, pihaknya telah siap 100 persen jika UN dialihkan ke daerah, apalagi Maluku memiliki segudang universitas terkenal salah satu Universitas Pattimura, yang terkenal dengan sumber daya manusia yang berkualitas, untuk menindaklanjuti hal tersebut.
Menurut Assagaff, kalau diserahkan ke daerah tidak ada masalah, dan kalau ada masalah kecil atau sebesar apapun daerah bisa menyelesaikannya.
“Selama puluhan tahun UN ditangani pemerintah pusat namun masih saja ada banyak masalah, sekali-kali pusat berani untuk memberikan kepada daerah untuk bertanggung jawab,”ungkapnya.
Assagaff menambahkan, pada prinsipnya Maluku siap mengambil alih penanganan UN yang selama ini ditangani oleh pusat. (MP-7)